Jumat, 02 Desember 2016

Mengulik SOP HRD

SOP atau Standar Operating / Operation Prosedur adalah untuk menyederhanakan proses sebuah pekerjaan sehingga para pekerja bisa dapat dengan mudah memahami dan melaksanakan proses kerja yang harus mereka lakukan. SOP ini dapat dibuat untuk berbagai bidang, misalnya Personalia.

Dalam membuat SOP misalnya SOP personalia, perlu diperhatikan bahwa ruang kerja personalia itu meliputi begitu banyak hal mulai dari rekrutmen, seleksi, pelatihan, evaluasi kinerja karyawan dan berbagai hal lain yang masuk dalam pengembangan sumber daya manusia di sebuah perusahaan.

Berikut ini adalah sebuah contoh struktur SOP untuk bidang personalia.




 Penjelasan dari Struktur di atas

1.) Rekrutmen (recruitment)
Personalia/Hrd bertanggung jawab untuk menjawab kebutuhan pegawai melalui penerimaan pegawai hingga penempatan para pegawai di posisi yang tepat.
 a. Seleksi Karyawan adalah usaha pertama yang dilakukan perusahaan untuk memperoleh karyawan yang kualifikasi dan kompeten yang akan menjabat serta mengerjakan semua pekerjaan pada perusahaan. Dale Yoder (1981), seleksi adalah suatu proses ketika calon karyawan dibagi dua bagian, yaitu yang akan diterima atau yang ditolak.
b. Pengandaan Karyawan merupakan fungsi operasional yang utama dari MSDM. Pengadaan tenaga-kerja ini merupakan masalah yang penting, sulit, & kompleks karena untuk mendapatkan dan menempatkan orang-orang yang kompeten, serasi.
c. Orientasi dan Evaluasi, Orientasi karyawan baru adalah  program  yang bertujuan  memperkenalkan  tentang  kehidupan sosial, budaya, dan lingkungan kerja di sekitar tempat kerja. Sedangkan Evaluasi kinerja adalah suatu metode dan proses penilaian dan pelaksanaan tugas seseorang atau sekelompok orang atau unit-unit kerja dalam satu perusahaan atau organisasi sesuai dengan standar kinerja atau tujuan yang ditetapkan lebih dahulu.

2.) Pengembangan SDM 
Kegiatan yang harus dilakukan oleh perusahaan, agar pengetahuan, kemampuan, dan ketrampilan mereka sesuai dengan tuntutan pekerjaan yang mereka lakukan. Mengembangkan pengetahuan para SDM meningkatkan kemampuan mereka untuk lebih mengenal dan memahami.  
a. Program pengembangan adalah upaya berkesinambungan meningkatkan mutu sumber daya manusia dalam arti yang seluas-luasnya, melalui pendidikan, latihan, dan pembinaan (Silalahi, 2000:249).
b. Identifikasi Kompetensi, menurut Boyatzis (1982) kompetensi adalah karakteristik dasar dari seseorang yang menghasilkan efektivitas dan atau kinerja yang superior (unggul) dalam bekerja. Sedangkan menurut Spencer, McClelland & Spencer (1994), kompetensi diartikan sebagai karakter individu yang dapat diukur dan ditentukan untuk menunjukkan perilaku dan performa kerja tertentu pada diri seseorang.
c. Pemetaan Kompetensi, diperlukan untuk menentukan arah pengembangan tenaga kerja ke depan. Tugas organisasi terutama pa­ra manajernya adalah mencoba mengelompokkan atau memetakan ke area tertentu. Karena bila dikelompokkan dengan tepat tentu akan bermanfaat untuk menentukan spesifikasi dari pola pengembangan SDM.
d. Perencanaan Karier, menurut kol. Susilo Martoto, perencanaan karier adalah suatu perencanaan tentang kemungkinan-kemungkinan seorang karyawan/anggota organisasi sebagai individu meniti proses kenaikan pangkat/jabatan sesuai persyaratan dan kemampuannya.

3.) HR Admin
Pegawai Perusahaan Yang berperan sebagai Pengurus informasi lowongan kerja dan melakukan wawancara kerja terhadap calon pegawai yang sudah melamar dan memilih siapa calon pegawai yang layak untuk direkrut oleh perusahaan.
a.  ISDM, manusia adalah unsur dinamis untuk terjadinya proses perbaikan di organisasi dibanding sumber daya lainnya. Tanpa manusia organisasi tidak akan memiliki arti. HR Departemen juga menjadi harapan dari pimpinan perusahaan agar dapat melaksanakan perannya dengan baik. Peran sebagai Support, sebagai Service, sebagai Admin dan sebagai Control secara seimbang harus dapat dilaksanakan.
b. Karyawan Exiting
c. Karyawan Baru, tugas HR adalah menempatkan, membimbing, membuat kontrak, menjelaskan setiap aturan di perusahaan dsb.
d. Remunerasi adalah total kompensasi yang diterima oleh pegawai sebagai imbalan dari jasa yang telah dikerjakannya. Biasanya bentuk remunerasi diasosiasikan dengan penghargaan dalam bentuk uang (monetary rewards), atau dapat diartikan juga sebagai upah atau gaji.

4.) Penilaian Kinerja
Menurut Soeprihanto (1988:7): Penilaian Kinerja adalah sistem yang digunakan untuk menilai dan mengetahui apakah seorang karyawan telah melaksanakan pekerjaannya masing-masing secara keseluruhan. Pelaksanaan pekerjaan secara keseluruhan bukan hanya dilihat atau dinilai hasil fisiknya tetapi meliputi berbagai hal, seperti kemampuan kerja, disiplin, hubungan kerja, prakarsa, kepemimpinan dan hal-hal khusus sesuai dengan bidang dan level pekerjaan yang dijabatinya.
a. Perencanaan Penilaian kerja, biasanya penentuan sasaran berawal dari sasaran utama perusahaan yang diturunkan ke group terkait kemudian turun ke departemen hingga paling akhirnya pada tingkat perorangan.
b. Evaluasi adalah suatu metode dan proses penilaian dan pelaksanaan tugas seseorang atau sekelompok orang atau unit-unit kerja dalam satu perusahaan atau organisasi sesuai dengan standar kinerja atau tujuan yang ditetapkan lebih dahulu.
c. Pemantauan (Monitoring), memeriksa proses objek atau untuk mengevaluasi kondisi atau kemajuan menuju tujuan hasil manajemen.  

5.) Industial Relation
Hubungan antara semua pihak yang tersangkut atau berkepentingan atas proses produksi suatu perusahaan.
a.  Indisipliner adalah tindakan yang dilakukan seorang atasan untuk membentuk, memperbaiki dan meningkatkan pengetahuan, keterampilan dan sikap karyawan dalam melaksanakan peraturan dan standar organisasi.
b. Community Development, menciptakan lingkungan yang kondusif dan harmonis antara perusahaan dengan masyarakat di sekitar wilayah kegiatan perusahaan. Community development sebagai wahana interaksi antara masyarakat, pemerintah daerah dan pihak-pihak terkait (stakeholders) dengan perusahaan (Budimanta 2003 : 41). Dengan terbinanya interaksi yang baik antara pihak-pihak tersebut, maka diharapkan dapat mencegah sedini mungkin konflik yang mungkin dapat terjadi antara masyarakat dengan kegiatan perusahaan.
c. Employee opinion Survey, survey pegawai mengenai kepuasan kerja, survey ini dapat diukur melalui wawancara atau pengisian kuesioner. Namun biasanya menggunakan metode wawancara, karena banyak informasi yang bisa digali lebih dalam lagi dari para responden dimana para responden dapat memunculkan sendiri unsur-unsur kepuasan dan ketidakpuasan kerja.

d. Forum komunikasi be Parted
e. K3 (kesehatan dan keselamatan kerja) adalah bidang yang terkait dengan kesehatan, keselamatan, dan kesejahteraan manusia yang bekerja di sebuah institusi maupun lokasi proyek. Tujuan K3 adalah untuk memelihara kesehatan dan keselamatan lingkungan kerja.
f.  Pengunduran diri, adanya wawancara yang dilakukan untuk karyawan yang akan meninggalkan perusahaan (memutuskan hubungan kerja dengan perusahaan). Tujuan dari exit interview ini adalah untuk mengetahui faktor yang mendasari keputusan karyawan untuk keluar sehingga secara umum dapat memberikan feedback untuk Perusahaan kedepannya. Feedback itulah yang menjadi salah satu dari sekian banyak faktor untuk membuat arah kebijakan Perusahaan kepada karyawan.
g. Peraturan perusahaan adalah peraturan yang dibuat secara tertulis oleh pengusaha yang memuat ketentuan tentang syarat kerja serta tata tertib perusahaan. Peraturan Perusahaan dibuat untuk menjadi pegangan bagi Perusahaan maupun karyawan yang berisikan tentang hak-hak dan kewajiban masing-masing pihak dengan tujuan memelihara hubungan kerja yang baik dan harmonis antara pengusaha dan karyawan, dalam usaha bersama meningkatkan kesejahteraan karyawan dan kelansungan usaha perusahaan.
h.Perizinan tenaga kerja
i. Perjanjian kerja bersama, Menurut Undang-Undang no 13/2003, PKB adalah perjanjian yang merupakan hasil perundingan antara serikat pekerja atau beberapa serikat pekerja (yang tercatat pada instansi yang bertanggung jawab di bidang ketenagakerjaan) dengan pengusaha, atau beberapa pengusaha atau perkumpulan pengusaha yang memuat syarat syarat kerja, hak dan kewajiban kedua belah pihak. Artinya, PKB berisi aturan atau syarat-syarat kerja bagi pekerja, PKB juga mengatur hak dan kewajiban pengusaha dan pekerja dan menjadi pedoman penyelesaian perselisihan antara kedua belah pihak. Satu perusahaan hanya dapat membuat satu PKB yang berlaku bagi seluruh pekerja di perusahaan tersebut.
j. Stability Monitoring






















REFRENSI
http://www.transkerja.com/2014/06/staf-hrd-human-resources-of-development.html
http://www.isdm.co.id/hr-training/hr-audit-strategi-meningkatkan-performance-sdm-perusahaan.htm
http://www.landasanteori.com/2015/10/pengertian-penilaian-kinerja-pegawai.html
http://jurnalapapun.blogspot.co.id/2014/03/pengertian-community-development.html
http://hrd-practice.blogspot.co.id/2015/12/apa-yang-harus-hr-lakukan-untuk.html
http://artonang.blogspot.co.id/2014/12/peraturan-perusahaan-dan-perjanjian.html
http://www.gajimu.com/main/pekerjaan-yanglayak/serikat-pekerja/perjanjian-kerja-bersama
http://ahlipresentasi.com/contoh-sop-bagian-hrd-dan-personalia/
http://literaturekonomi.blogspot.co.id/2010/04/manajemen-sumberdaya-manusia-bab-iii.html
http://www.kajianpustaka.com/2016/02/pengembangan-sumber-daya-manusia.html
http://bumn.go.id/ptpn5/berita/0-Kompetensi-dan-Manajemen-Sumber-Daya-Manusia
http://www.protenziaconsulting.com/news/pemetaan-sdm-dalam-rangka-meningkatkan-kinerja-perusahaan/

https://zukhrufarisma.wordpress.com/2012/05/18/perencanaan-dan-pengembangan-karier/

Senin, 26 September 2016

Organisasi dan Kelompok Kerja dalam Psikologi Industri dan Organisasi

Kali ini saya akan membahas mengenai "Organisasi dan kelompok". Sebelum saya membahas lebih jauh, alangkah baiknya jika saya memberi gambaran secara Mindmap mengenai pembahasan ini. Agar dengan mudah kamu memahami setiap subab yang ada.


 

Pengantar

Telah dikemukakan bahwa Organisasi (industri) dapat kita pandang sebagai suatu sistem yang terbuka, yaitu : “suatu kesatuan keseluruhan yang terorganisasi, yang terdiri dari dua atau lebih komponen atau subsistem. Kast & Rosenzweig memandang organisasi industri sebagai sistem sosio-teknikal, artinya sistem yang memiliki aspek-aspek sosial dan teknikal.

Organisasi industri terdiri darimkelompok-kelompok manusia (subsistem/komponen sosial) yang saling berinteraksi, yang batasnya dengan lingkungannya dapat ditemukenali, yang secara sambung menyambung berinteraksi dengan lingkungannya. Dalam bab ini akan membahas kelompok manusia tenaga kerja, pengertiannya, jenis struktur, fungsi-fungsi dan prosesnya, interaksi antaranggota kelompok, dan interaksi antarkelompok.

Pengertian
Dalam setiap kelompok dimana kita menjadi anggota, kita memainkan peran yang berbeda-beda, dengan tugas dan tanggung jawab yang berbeda-beda. Kita berada dalam interaksi yang bersinambung dengan lingkungan kita, khususnya orang-orang yang berada langsung disekitar kita.

Kelompok sosial yang akan dibahas adalah kelompok sosial yang berada dalam suatu organisasi kerja. Bagaimana timbulnya kelompok kerja tidak dapat dipisahkan dari proses timbulnya organisasi kerja atau organisasi industri.

Pemecahan satu pekerjaan dengan segala macam aspeknya menjadi berbagai macam pekerjaan yang menunjukkan adanya hubungan keterpautan antara pekerjaan-pekerjaan tersebut. Tenaga kerja yang melakukan pekerjaan-pekerjaan tersebut juga saling berkaitan dalam satu hubungan ketergantungan. Mereka saling memerlukan dan saling mempengaruhi.

Likert (1961,1967) berpendapat bahwa organisasi dapat dipandang sebagai sistem dari kelompok yang saling berkaitan.

Robbins (1988:71), kelompok terdiri dari dua atau lebih orang, yang saling mempengaruhi dan saling tergantung, yang datang bersama-sama untuk mencapai sasaran tertentu.

Secara Struktural, kelompok dapat dibedakan kedalam kelompok formal dan informal. Kelompok formal di beri batasan oleh struktur organisasi, yang berisi rincian tugas-tugas pekerjaan dan tanggung jawab tertentu, yang pelaksanaanya akan menuju ke tercapaiannya sasaran dan misi keseluruhan 1 organisasinya. kelompok informal tidak diberi batasan oleh struktur organisasi dan terjadi secara spontan antara sejumlah tenaga kerja, sebagai jawaban terhadap kebutuhan tertentu dari mereka. 

 Makna dan Fungsi Kelompok
Jika ditinjau dari sudut pandangan pimpinan organisasi industri, pimpinan dari sejumlah kelompok kerja yang saling berkaitan, maka kelompok kerja dinilai baik jika memenuhi kebutuhan dan harapan.
  • Fungsi Kelompok bagi Anggotanya  
  1. Fungsi kelompok sebagai pemenuh kebutuhan para anggotanya
    Kelompok dapat mengurangi rasa ketidakamanan, ketidakpastian. Kelompok menimbulkan rasa mampu mengatasi ancaman terhadap dirinya. Kelompok dapat memberikan rasa kepastian pada diri seseorang. Kelompok dapat memenuhi keinginan untuk berhubungan dengan orang lain, akan rasa diperhatikan dan diterima oleh kelompok. Kelompok juga memberikan pemenuhan terhadap kebutuhan akan kekuasaan. Kelompok dapat merangsang anggotanya untuk mencapai prestasi yang bermutu. 
  2. Fungsi kelompok sebagai pengembang, penunjang dan pemantap dari identitas dan pemeliharaan dari harga diri Identitas kelompok kerja dikembangkan berdasakan tugas pekerjaannya untuk menunjang dan memantapkan identitas setiap anggota kelompoknya. Selanjutnya identitas anggotanya memelihara harga diri mereka.
  3. Fungsi kelompok sebagai penetapan dan penguji kenyataan/realitas sosial
    Melalui diskusi dengan orang lain dan pengembangan dari perspektif dan konsensus, kita dapat mengurangi ketidakpastian dalam lingkungan sosial kita. Persepsi kelompok memberikan kepastian kepada para anggota kelompok lepas dari benar tidaknya, tepat tidaknya pandangan tersebut. Jika kelompok menganggap suatu keadaan nyata, maka keadaan tersebut nyata dan akan menimbulkan akibat yang nyata.
  4. Fungsi kelompok sebagai mekanisme pemecahan masalah dan pelaksanaan tugas Kelompok dapat membantu memecahkan masalah, yang di alami oleh salah satu anggota kelompoknya, dengan pengumpulan data yang diperlukan atau memberi alternatif penyelesaian. Para anggota dapat saling mengisi dalam usaha dan sumbangan mereka memecahkan masalah kelompoknya.  

  •  Fungsi Kelompok bagi Organisasi
  1. Fungsi kelompok sebagai pelaksana tugas yang majemuk dan saling tergantung  Ada tugas pekerjaan yang dapat diselesaikan oleh sseorang, namun cukup banyak tugas yang majemuk, tidak dapat dikerjakan sendiri. 
  2. Fungsi kelompok sebagai mekanisme pemecahan masalah Jika masalahnya membutuhkan pengolahan yang majemuk, interaksi antar anggota dapat menjadi pertimbangan alternatif penyelesaian masalah yang paling baik.
  3. Fungsi kelompok sebagai penghasil gagasan baru dan jawaban kreatif Jika ada data yang di perlukan tersebar pada beberapa orang di perlukan kerja sama para anggota kelompok untuk menjadi kreatif. 
  4. Fungsi kelompok sebagai pelancar dari pelaksanaan keputusan yang majemuk Jika telah di ambil keputusan yang majemuk, maka akan bermanfaat untuk membentuk kelompok yang terdiri dari negara kerja dari berbagai devisi untuk merencanakan dan memantau pelaksanan keputusan. 
  5. Fungsi kelompok sebagai wahana dari sosialisasi dan pelatihan  Para tenaga kerja baru dapat dikumpulkan dalam satu kelompok untuk diberi pelatihan orientasi untuk dapat memperlancar proses sosialisasi.
  6. Fungsi kelompok sebagai penghubung atau koordinator utama antar beberapa departemen Untuk mengurangi gangguan komunikasi timbulnya konflik maka dapat di bentuk kelompok sementara yang terdiri dari berbagai bagian. 
Interaksi antar anggota kelompok

  • Proses kelompok
Organisasi industri terdiri dari sejumlah kelompok kerja yang saling berkaitan dalam suatu tingkatan tertentu. Setiap kelompok kerja terdiri dari sejumlah tenaga kerja yang saling mempengaruhi dan saling tergantung. Kelompok kerja yang memiliki ketergantungan tinggi memiliki interaksi antar kelompok yang tinggi begitu juga sebaliknya.
Fiedle rmemberikan  tipologi dari kelompok kerja yang didasarkan pada sifat dan intensitas interaksi:
  1. Interacting Groups Pada kelompok ini,  para anggota kelompok saling tegantung dan tindakan mereka perluy dikerjakan dan di susun bersama untk dapat menyelesaikan tugas kelompok dengan baik 
  2. Co-acting Groups Anggota kelompok ini berkerja sama dalam melaksanakan tugas kelompok, tapi masing-masing melaksanakan pekerjaanya relative tidak salaing bergantung 
  3. Counter-acting Groups Para anggota kelompok berkerja sama untuk tujuan perundingan dan memanfaatkan sasaran dan tuntutan yang bertentangan. Biasanya kelompok ini hanya bersifat sementara dimana pembentukan dari kelompok ini biasanya disebabkan karena adanya masalah antar kelompok.  

  • Gejala dalam proses kelompok
Leavitt memberikan pandangan bahwa proses manajemen dapat dibagi kedalam 3 tahap: 
  1. Tahap ‘Pathfinfing Pada tahap ini para pimpinan harus mampu mengolah data yang ada untuk dapat memelihara dan mengambangkan organisasinya. Pada tahapp ini diperlukan pemikiran yang kreatif dan berbeda, serta vision seseorang terhadap perusahaan di masa depan 
  2. Tahap Pemecahan Masalah  Para anggota kelompok harus dapat memecahakan masalah yang ada. 
  3. Tahap Implementasi Pada tahap ini mencakup kegiatan membantuk, menyusun, menjual, membuat sesuatu terjadi. Pada tahap ini setiap anggota kelompok mulai mengerjakan tugasnya masing-masing. 
Dalam proses kelompok, dimana para anggota kelompok kerja berinterkasi dan dimana kelompok melaksanakan fungsinya, dapat kita ermukan timbulnya gejala-gejala sebagai berikut:

a. Konfornisne
Konformisme merupakan kebiasan yang muncul akibat kita telah lama bergabung pada suatu keloompok seperti, memanggil bapak atau ibu, diam saat rapat dll.
b. Kelekatan
Faktor-faktor yang ikut menentukan derajat kelekatan  kelompok ialah:
1. Lamanya waktu berbeda bersama dalam kelompok
2. Parahnya masa awal
3. Besarnya kelompok
4. Ancaman dari luar
5. Keberhasilan di masa lalu
c. Sinergi
Sinergi merupakan gejala dimana keputusan yang diambil kelompok merupakan keputusan yang lebih baik daripada keputusan sendiri. Sinergi bisa terjadi jika para anggota kelompok memberikan semua data yang mereka miliki, sehingga jumlah data yang terkumpul lebih banyak dari data yang kita miliki sendiri.
d. Groupthink
Gejala yang merupakan kelemahan dari sebuah kelompok dimana kelompok menjadi berfikir sama. ini dikarenakan kelompok diminan akan menentang kelompok yang menjadi minoritas sehingga memungkinkan keputusan yang diambil kelompok tidak berdasarkan analisi yang cermat.
Janis menjabarkan gejala berpikir kelompok secara berurutan sebagai berikut:
1. Kelpompok memiliki ilusi bahwa mereka kebal
2. Kelompok terlibat dalam rasionalisasi kolektif untuk memotong informasi yang berbeda
3.Kelompok mulai percaya pada moralitas inheren tentang apa yang ingin dilakukan
4. Kelompok mengembangkan stereotip dari kelompok lain dan dari para penantang, sehingga melindungi diri dari analisis yang cermat
5. Kelompok memberi tekanan langsung kepada para penentang untuk membuat diam mereka
6. Para anggota kelompok mulai menyensor pemikiran mereka sendiri, terutama tentang keraguan yang mungkin mereka miliki tentang kearifan dari tindakan yang diusulkan
7.Kelompok mulai percaya akan kebetulan kesepakatan karena tidak ada penentangan dan kepercayaan bahwa “diam berarti menyetujui”
8.Beberapa anggota dari kelompok mulai berfungsi sebagai”penjaga pikiran” penjaga yang “melindungi” para pemimpin dari pandangan yang menyimpang dengan menjerakan secara aktif para penentang untuk mengungkapkan ketidak setujuan mereka.
Gejala group think ini hanya terjadi jika:
1. Memiliki kelekatan yang tinggi
2.Terasing dari kelompok lain dengan pandangan yang berbeda
3.Tidak memiliki metodologikal untuk mengkaji dan memilih informasi waban alternative yang relevan
4.Tidak memiliiki prosedur yang sistematis untuk menilai alternative-alternatif
5. Memiliki pimpinan otoriter yang kuat
e.  Polarisasi kelompok
Gejala dimana ada 2 keputusan yang saling bertentangan dimana keputusan yang memiliki resiko tinggi dan memiliki resiko renda. Fincham dan Rhodes mengemukakan kemungkinan terjadinya gelaja tersebut:
1.      Adanya tanggung jawab yang tersebar
2.      Beroperasinya proses perbanndingan sosial
3.  Pertukaran informasi dan argument yang meyakinkan



Interaksi antar kelompok  

  • Konflik antar kelompok

Ada beberapa hal yang muncul saat terjadi konflik antar kelompok
a. Yang terjadi didalam kelompok yang bersaing
1. Setiap kelompok menjadi lebih menutup diri dan membangkitkan loyalitas yang lebih besar dari para anggota kelompokny
2. Suasana kelompok berubah dari informal, ceria, santai menjadiberorientasi pada kerja dan tugas
3. Pola kepemimpinan cenderung berubah dari lebih demokrasi menjadi lebih otokratis
4. Setiap kelompok menjadi lebih berstruktur dan terorganisasi
5. Setiap kelompok menuntut kesetiaan dan konformitas yang lebih besar dari para anggotanya agar mampu mendirikan barsian yang lebih tangguh
b. Yang terjadi antara kelompok yang bersaing
1. Setiap kelompok mulai melihat kelompok lain lebih sebagai musuh
2. Setiap kelompok meulai mengalami gangguan dalam persepsi
3. Rasa bermusuhan dengan kelompok lain meningkat
4. Jika dipaksa untuk berinteraksi, cendurung untuk mendengarkan kelompoknya sendiri atau mencari kesalahan kelompok lain
c. Yang terjadi dengan kelompok yang menang
1.  Pemenang mempertahankan kelekatanya
2.  Pemenang cenderung menjadi lebih santai
3.  Pemenang cenderung mengarah pada kerja sama antar anggota kelompok dan kebutuhan anggota kelompoknya
4. Pemenang cenderung menjadi lebih puas dan merasa bahwa hasil positif telahmengkonfirmasi stereotip yang lebih baikdari mereka sendiri dan setereotip yang negative dengan kelompok pesaing
d. Yang terjadi dengan kelompok yang kalah
1. Jika hasilnya tidak jelas, kelompok yang kalah cenderung untuk menolak hasilnya
2. Jika di terimas secara psikologik, kelompok yang kalah cenderung mencari seseorang atau sesuatu untuk disalahkan
3. Menjadi lebih tegang, bersiap untuk lebih keras, dan merasa tidak ada harapan
4. Cenderung mengarah pada kerjasama kelompok yang rendah
5. Kelompok yang kalah akan mereorganisir diri dan menjadi lebih dekat dan efektif


  • Teknik-teknik mengurangi akibat negative dari saingan

Schein memberikan beberapa thenik yang dapat digunakan untuk mengurangi akibat negative dari saingan:
a. Menemukan musuh bersama
b. Pemimpin atau subkelompok dari kelompok-kelompok yang bersaingandibawa berinteraksi
c. Menemukan tujuan yang mencakup
d. Pelatihan antar kelompok melalui penghayatan pengalaman


  • Dimensi dari intensi menyelesaikan konflik
Dalam intensi menyelesaikan konflik dapat di diperoleh dengtan 5 cara:
1.      Bersaing

2.      Berkerja sama

3.      Berkompromi

4.      Menghindar

5.      Menyesuaikan

Kamis, 25 Agustus 2016

Apple, Inc.

Sejarah Apple, Inc





Apple adalah kekuatan utama dalam revolusi Personal Computer (PC) yang berlangsung di tahun 1970-an dan’80s. Jadi boleh dibilang inovasi-inovasi dari Apple sangat berpengaruh terhadap perkembangan komputer hingga sekarang. Apple pernah mengalami kesulitan hingga hampir bangkrut. Semangat pantang menyerahlah yang membuat mereka tetap bertahan hingga sekarang menjadi sebuah perusahaan besar.


Sebelum Steve Wozniak bersama Steve Jobs mendirikan Apple, Steve Wozniak adalah seorang hacker. Kepandaian Steve Wozniak ini memang terlihat sejak dia masih kecil yang sangat gemar mengutak atik aljabar dan algoritma matematika. Kemampuan Steve Wozniak ini tentunya sangat berarti dalam mendongkrak hidupnya karena baik Steve Wozniak maupun Steve Jobs semasa SMA-nya tergolong orang orang dengan ekonomi menengah ke bawah.


Apple, Inc. (sebelumnya bernama Apple Computer, Inc.) adalah sebuah perusahaan Silicon Valley berbasis di Cupertino, California, yang bergerak dalam bidang teknologi komputer. Apple membantu bermulanya revolusi komputer pribadi pada tahun 1970-an dengan produknya Apple II dan memajukannya sejak tahun 1980-an hingga sekarang dengan Macintosh. Apple terkenal akan perangkat keras ciptaannya, seperti iMac, Macbook, perangkat pemutar lagu iPod, dan telepon genggam iPhone, dan saat ini dengan Tablet PC yang di kenal dengan nama iPad. Beberapa perangkat lunak ciptaanya pun mampu bersaing di bidang kreatif seperti penyunting video Final Cut Pro, penyunting suara Logic Pro dan pemutar lagu iTunes yang sekaligus berfungsi sebagai toko lagu online.


Steve Jobs dan Steve Wozniak


Sebelum membantu mendirikan Apple, Steve Wozniak adalah seorang hacker elektronik. Pada tahun 1975, dia bekerja di Hewlett-Packard dan membantu temannya Steve Jobs mendisain video game untuk Atari. Pada saat itu, Wozniak telah membeli computer time pada bermacam jenis minicomputer yang di-host oleh Call Computer, sebuah perusahaan timesharing. Wozniak melihat sebuah artikel di majalah bernama Popular Electronics edisi 1975 yang berisikan bagaimana cara untuk membuat terminal komputer sendiri. Menggunakan alat-alat yang dapat dibeli di toko, Wozniak merancang dan membuat komputer bernama Computer Conversor, sebuat video teletype yang bisa dipakai untuk mengakses minicomputer di Call Computers. Disainnya kemudian dibeli oleh Call Computers dan beberapa unit terjual.

Pada tahun 1975 Wozniak mulai menghadiri pertemuan sebuah klub bernama Homebrew Computer Club. Microcomputer baru seperti Altair 8800 dan IMSAI menginspirasinya untuk memasang sebuah mikroprosesor pada video teletype-nya untuk menjadikannya sebuah unit komputer yang lengkap.

Pada satu pertemuan Wozniak bertemu teman lamanya Steve Jobs yang tertarik akan potensi komersialisasi komputer-komputer kecil.

Steve Jobs dan Steve Wozniak sudah berteman sejak lama. Bertemu pertama kali pada tahun 1971 ketika seorang teman memperkenalkan Wozniak yang saat itu berumur 21 tahun kepada Jobs yang saat itu baru berumur 16 tahun. Jobs berhasil membujuk Wozniak untuk membuat komputer dan menjualnya.
Komputer ini bernama Apple I dan memiliki kode bootstrap pada ROM-nya yang membuatnya lebih mudah untuk dihidupkan.


Juga dikenal sebagai apple-1, merupakan awal komputer pribadi dan dibilang sebagai biangnya atau nenek moyangnya dari semua komputer apple pada masa selanjutnya. Komputer ini dirancang dan dibangun secara hand made oleh steve wozniak dan steve jobs-lah yang mempunyai ide penjualan komputer. Produk apple pertama ini pertama kali ditunjukkan ke publik pada april 1976 di homebrew computer club di palo alto, california dan mulai dijual pada juli 1976 dengan harga $ 666.66.

Jobs berhasil mendapatkan komponen-komponen yang dibutuhkan untuk produksi sementara wozniak dan wayne membuat komputer-komputer tersebut. Selesai dan dikirim pada bulan juni, mereka dibayar sesuai janji oleh paul terrell. Pada akhirnya, 200 unit apple I diproduksi.


Banyak elemen design apple I dibuat karena keterbatasan dana yang dimiliki oleh mereka untuk membuat sebuah prototype. Tapi dengan pendapatan dari penjualan apple I, dia bisa memulai produksi komputer yang lebih canggih, apple II; apple II diperkenalkan kepada publik pada west coast computer faire pada bulan april 1977.

Pada awal tahun 1980-an, Apple Computer menghadapi meningkatnya kompetisi dari perusahaan lain. Saingan Utama Apple Computer adalah Commodore. Namun hal tersebut tak berlangsung lama, setelah produsen computer tingkat mainframes, IBM, memasuki pasar.
Setelah 3 tahun sejak kesuksesan MAC 128k, Pada 1987 APPLE kembali meluncurkan MAC II yang ditambahi dengan dipasangnya Floppy Disk Slot (disket) serta juga memakai HardDisk sebagai penyimpan data, selain itu MAC II juga didukung 8-bit/256 Color Vide0


Komputer APPLE pertama yang layarnya berwarna, sudah ada Smiley icon-nya, dan pengaturan suara dan contrast melalui layar monitor. 
Dirilis Pada tahun 1989, nenek moyang MacBook ini dijual seharga kurang lebih $6,500, dengan berat 6kg juga dilengkapi dengan Trackball (Trackpad) dan dilengkapi dengan battery yang mampu bertahan selama 10jam.

Sempat Dipromosikan melalui film Batman & Robin, dan sudah memiliki Sound Card dan Remote Control

Konon kabarnya melalui iMac inilah APPLE dapat kembali bangkit dari kebangkrutan yang melandanya selama 2 tahun


Salah satu inovasi produk yang banyak kalangan menilai suatu kegilaan karena diproduksi tanpa menggunakan Keyboard, Mouse dan Monitor.


Pada Januari 2007, Apple memasuki pasar telepon genggam dengan memperkenalkan iPhone, yang akan dirilis pada tahun yang sama di AS. Pada saat yang sama, nama perusahaan juga akan dipangkas dengan menanggalkan kata “Computer” untuk mewakili diversifikasi produk perusahaan tersebut.

iPad dapat digunakan untuk browsing Internet, nonton film HD, Podcast, baca buku digital hingga sebagai iPod lengkap dengan speaker built-in! iPad dilengkapi dengan layar 9.7 inci yang telah mendukung multitouch.