Kamis, 25 Agustus 2016

Sejarah Psikologi dan Organisasi di Indonesia

Psikologi sebagai ilmu baru dikenal dan di kembangkan di Indonesia sekitar tahun 1950-an. Sejak kemerdekaan Indonesia di akui Belanda sekitar tahun 1949, terdapat kegiatan psikologis dengan menggunakan tes psikologi. Tes ini di lakukan oleh : 
A. Balai psychotechniek dari kementrian pendidikan, mereka melakukan tes sebagai seleksi siswa untuk masuk ke sekolah menengah kejuruan teknik, dan melakukan tes Psikometris untuk keperluan penjurusan sekolah 
B. Pusat Psikologi Angkatan darat di Bandung, yang menyelenggarakan seleksi dan penjurusan bagi para anggotanya, berdasarkan pengukuran psikometris. 

Pada tanggal 3 maret 1953, di bawah pimpinan Prof. Dr. Slamet Iman Santos didirikan Lembaga Asisten Psychologi, dan Balai Psychotechniek dari kementrian Pendidikan, pengajaran dan Kebudayaan RI dilebur ke dalamnya menjadi bagian Psikologi Kejuruan dan Perusahaan. 

Bagian Psikologi Kejuruan dan Perusahaan sekarang menjadi bagian Psikologi dan Organisasi. Psikologi industri yang merupakan cabang dari Psikologi yang ketika itu hanya menerapkan penggunaan tes dalam rangka seleksi dan penjurusan sekolah sejak itu berubah menjadi ilmu yang dapat dikembangkan teorinya melalui penelitian-penelitian.

Pengembangan psikologi industri dan organisasi di pelopori oleh Bagian Psikologi Industri dan Organisasi dari dua Falkutas Psikologi lainnya, yaitu Falkutas Psikologi Padjadjaran (1961) dan Falkutas Psikologi Universitas Gajah Mada (1965). 

Perkembangan Psikologi industri dan organisasi tidak berlangsung tanpa masalah. Psikologi industri dan organisasi yang telah maju di negara-negara Barat memberikan bahan pengetahuan yang sangat banyak kepada Indonesia. Hasil penelitian, teori yang brkembang, metodologi dan perangkat peralatannya yang canggih tersedia bagi Indonesia untuk digunakan. 

Indonesia cukup beruntung karena tidak perlu bersusah payah untuk mendapatkan temuan-temuan guna menunjang berkembangnya teori, karena ada teori, aturan dan prinsip yang berlaku secara universal. Namun Indonesia harus tetap cermat mengenali teori, aturan dan prinsip psikologi mana yang lebih di tentukan oleh masyarakat dan kebudayaan Indonesia. 

Masalah lain yang di hadapi ialah peluang yang terbatas untuk menembangkan psikologi Industri dan organisasi. Suatu ilmu dapat berkembang jika diadakan penelitian dasar dan terapan, serta jika ada peluang untuk menerapkan teori yang telah ada. Peluang, baik untuk penelitian maupun untuk penerapan ilmu. Faktor utama yang membatasi peluang adalah dana dan tenaga peneliti.

1 komentar:

  1. Join Casino Rewards - Your Online Casino - Kadangpintar
    Join Casino Rewards today for more info on 메리트 카지노 joining, joining, 제왕 카지노 and making deposits to kadangpintar online casinos.

    BalasHapus